Aku berada di hamparan kosong tanpa titik putih
Aku mencintaimu d antara ranting tak berdaun
Menyayangimu di jembatan awan tak brtuan
Mencintaimu bagai menyusuri decak salju yg mulai tebal
Berrtahan dengan hati,hingga nanti waktu telah merubahnya
Aku serasa seperti berada di tengah jalan tanpa arah
Walau begitu, aku mengikuti kata hatiku untuk menemukan arah
yang pasti
Walaupun seperti menjaga cinta di antara penghancur cinta
Aku menyayangimu bagaikan api yang sedang bertahan diantara
angin yang bertiup kencang
Aku seperti mencari benda yang tak tahu bentuknya
Saat benda itu telah kudapatkan,akan ku jaga benda tersebut
sepenuh hati!
Benda tersebut adalah cinta di hatimu
Bila waktu perpisahan tiba dan benda itu menghilang
Akan aku jaga kenangan benda itu selama aku masih menyimpan
ingatan ku tentang benda tersebut
“Mengenalmu juga merupakan hal terindah
Walau aku tahu kita agak berbeda
Tapi engkaulah hal yang benar benar pertama dalam kisahku
Kau perempuan pertama yang membuatku salah tingkah. Engkau
juga perempuan pertama yang ku kirimkan puisi
Kau juga perempuan pertama yang membuatku bangkit dari ketakutan
untuk menyatakan perasaan
Entah mengapa, saat ku melihatmu,aku merasakan perasaan yang
dapat membuatku bahagia.
Mungkin suatu saat nanti,apa bila kita tidak bisa saling
berjumpa,kau tak akan pernah ku lupakan dalam memori kehidupanku” Okky Yasirhan






0 komentar:
Post a Comment